MENDUT MAKANAN KHAS JAWA TENGAH

 https://id.wikipedia.odut (mêndut) adalah penganan, dibuat dari adonan tepung ketan dan santan, dibentuk bola-bola kecil, diisi dengan unti kemudian dibungkus daun pisang dan dikukus.[1]

Tekstur kue mendut terasa kenyal, mirip dengan klepon karena sama-sama terbuat dari tepung ketan. Namun sedikit berbeda dengan klepon, klepon hanya berisi gula merah dan parutan kelapa di bagian luar, sedangkan kue mendut memiliki isian kelapa dan gula di dalamnya, kemudian dibungkus dengan daun pisang berbentuk prisma segi empat.

Mendut merupakan salah satu jajanan tradisional khas masyarakat Jawa yang berasal dari Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Penganan ini biasanya banyak dijumpai di piring saji saat melangsungkan upacara adat Jawa. Seperti, lamaran, pernikahan dlsb. Selain itu, dapat juga ditemukan di pasar tradisional yang ada di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.rg/wiki/Mendut_(makanan)

https://regional.espos.id/mendut-kue-cantik-khas-temanggung-yang-mulai-langka-1211242ue mendut adalah makanan penutup atau dessert khas Kabupaten TemanggungJawa Tengah yang berbahan dasar tepung ketan. Makanan ini dibungkus dalam daun pisang dan memBerdasarkan pantauan Espos.id di kanal Youtube, Selasa (7/12/2021), kue mendut ini memiliki filosofi, yaitu warna merah melambangkan keberanian, hijau melambangkan kedamaian dan alami. Sedangkan saus santannya yang berwarna putih melambangkan kesucian. Makanan ini termasuk sudah langka.Memiliki warna yang menarik, yaitu merah dan hijau.Dulu kue ini sering dipakai untuk acara suguhan saat hajatan dan juga dijual luas. Namun karena banyaknya invasi jajanan modern kekinian, kue mendut semakin langka keberadaannya. Meskipun makanan ini sudah langka, namun dengan melihat cara pembuatannya yang mudah dengan bahan-bahan yang sederhana, sepertinya bukan hal yang mustahil untuk menyantap kue mendut khas Kabupaten Temanggung ini.

Cara Membuat :

Untuk membuatnya, kelapa tua diparut dan hasil parutannya akan dijadikan enten-enten untuk isian mendut dan sari santannya untuk saus. Kemudian parutan kelapa dimasak dengan air dalam wajan dan dicampur dengan gula jawa atau bisa dengan gula pasir. Jenis gula yang diapakai akan menentukan hasil enten-entennya. Jika menggunakan gula jawa, enten-enten akan berwarna coklat khas gula jawa. Tetapi jika menggunakan gula pasir, warnanya cenderung putih.Untuk membuat adonan, campurkan tepung ketan dengan air sedikit demi sedikit dan aduk hingga kalis. Saat adonan sudah kalis, pisahkan menjadi dua untuk diberi pewarna. Campurkan pewarna makanan di masing-masing adonan dengan warna yang berbeda (satu adonan dengan warna merah, adonan lainnya dengan warna hijau).

Kemudian, bentuk adonan menjadi bulat dan kemudian masukan enten-enten yang sudah dibuat sebelumnya. Pastikan adonan enten-entennya dalam keadaan dingin. Masukan adonan yang sudah dimasukan enten-enten ke dalam daun pisang, campurkan dengan saus santan lalu bungkus dan kukus hingga matang (sekitar 15 menit).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIOGRAFI ADHI PROPER

biografi nesha alexandra

BENGKEL SCOKBREKER PAK YONO